Candlelabra’s Blog
Just another WordPress.com weblog

Konsentrasi Industri

Banyak perusahaan yang beroperasi didalam pasar namun demikian beberapa diantaranya menguasai output pasar. Konsentrasi industri adalah situasi yang memperlihatkan derajat penguasaan pasar. Masing-masing memiliki derajat penguasaan yang berbeda-beda. Gambar diatas setidaknya dapat memberikan gambaran umum untuk mengetahui hubungan antara keadaan stuktur pasar dan derajat konsentrasi industri.

Pada industri pasar persaingan sempurna, masing-masing penjual tidak mempunyai kekuatan saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Derajat konsentrasinya 0% bila semua putput disebarkan secara merata. Hal sebaliknya pada monopoli derajat industrinya dapat mencapai 100%. semakin kekanan menuju monopoli derajat semakin meningkat sebaliknya semakin kekiri semakin turun.Jenis struktur pasar oligopoli memili derajat penguasaan pasar diwilayah tengah. Dalam kenyataannya ukurannya berada di rentang 0% sampai 100%.

Gambar diatas mengilustrasikan teoritis mengenai distribusi penguasaan input oleh beberapa perusahaan industri. terlihat sekitar 40% perusahaan industri menguasai sekitar 15% output pasar. Bila kurva lorens semakin mendekati diagonal distribusi output semakin merata. sebaliknya semakin menjauhi diagonal semakin tidak merata.

selanjutnya melihat keadaan konsentrasi dengan menggunakan angka-angka indek :

A. Indeks Gini

Indeks gini mempunyai interval antara 0 sampai 1. Bila mendekati 0 maka distribusi semakin merata sebalinya mendekati satu semakin tidak merata. Indek gini ditulis secara matematik sebagai berikut :

Variabel X mewakili nilai kumulatif jumlah perusahaan, variabel Y output atau variabel lain yang diamati. Angka indeks gini memiliki batas interval, distribusi output/penjualan antar perusahaan disebut sedang bila berada pada interval 36-49. Distribusi antar perusahaan semakin pincang bila indeks gini berada 50-70.

B. Indeks Herfindahl

Perusahaan yang besar dapat mendominasi pasar sehingga dapat menetapkan harga dan diikuti oloeh perusahaan kecil lainnya. Indeks ini dapat dilakukan dengan mengkuadratkan marketshare setiap pasar didalam industri. Dengan mengkuadratkan semua perusahaan dalam suatu industri suatu perusahaan akan terlihat lebih unggul dari perusahaan lainnya.

Formula :Misalnya suatu industri terdiri dari 2 perusahaan masing-masingĀ  memiliki pangsa 50% didalam pasa maka HHI = 50 kuadrat + 50 kuadrat = 5000.

C. Indeks Lerner

Indeks lerner digunakan untuk mengukur kekuatan industri monopoli (monopoly power) untuk memperoleh keuntungan pasar.

IL=(P-MC)/P

P=harga jual produk, MC= Biaya marjinal. Semakin besar IL suatu industri mendekati monopoli.

Penyebab Konsentrasi

Douglas F.Greer (1984) ada 4 faktor penyebab konsentrasi industri :

1. Nasib Baik (Lucky Factor).

Misalnya hanya ada beberapa perusahaan saja yang tertarik melakukan kegiatan investasi. Perusahaan lain tidak tertarik karena dana investari terlalu tinggi atau keuntungan yang diperoleh terlalu rendah. Karena hanya beberapa perusahaan didalam industri sehingga konsentrasi tinggi dan beberapa perusahaan menjadi dominan.

2. Faktor Teknis

Skala ekonomi dapat menyebabkan perusahaan lebih terkonsentrasi. Perusahaan dengan ongkos rendah dapat menjual produk dengan harga yang rendah. Kemajuan teknologi dapatĀ  memperluas output bagi perusahaan mapan.

3. Faktor kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah dapat memperburuk keadaan pasar karena perusahaan hanya menunjuk beberapa perusahaan guna memproduksi suatu barang. Akibatnya konsentrasi perusahaan yang ditunjuk pemerintah meningkat. Sebaliknya apabila pemerintah melonggarkan proteksi maka akan banyak perusahaan baru memasuki pasar.

4. Strategi Bisnis

Misalnya perusahaan melakukan merger. Praktik merger menyebabkan konsentrasi industri meningkat.

Konsentrasi industri menunjukkan derajat penguasaan pasar bagi perusahaan-perusahaan yang bersaing dipasar. Konsentrasi yang tinggi menguntungkan produsen tetapi merugikan konsumen karena mengurangi surplus konsumen. Di Amerika Serikat upaya pengurangan konsentrasi industri dengan Undang-undang Antitrust.

Daftar Pustaka

Heather, Ken.2002. The Economics Industries and Firms. Prentice Hall

Teguh, Muhammad. 2010. Ekonomi Industri. Jakarta. PT Grafindo Persada

No Responses ke “Konsentrasi Industri”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.